2 Oct 2017

Menguatkan Identitas Perkaderan Nasional melalui Lokarnas

IPM.OR.ID, DENPASAR - Guna menguatkan kembali identitas perkaderan nasional di dalam lingkungan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), maka Bidang Perkaderan Pimpinan Pusat  Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PP IPM) berinisiatif mengadakan “LOKAKARYA NASIONAL PERKADERAN” di Hotel Puri Kedaton, Jalan Jayagiri Utara, Ds. Panjer, Kota Denpasar, Bali (24/9).

Mengusung tema “Penguatan Identitas Perkaderan Nasional”, Lokakarya nasional (Lokarnas) ini bertujuan untuk mensinergiskan muatan – muatan perkaderan IPM di seluruh wilayah di Indonesia. Hadir beberapa Pimpinan Wilayah (PW) IPM Se- Indonesia, seperti : PW IPM Sumatera Utara, PW IPM Jawa Tengah, PW IPM D.I. Yogyakarta, PW IPM Jawa Timur, PW IPM NTB, PW IPM Sulawesi Selatan, PW IPM Papua Barat, PW IPM Papua Barat, PW IPM Papua, dan PW IPM Bali selaku tuan rumah.

“Lokarnas merupakan bentuk pendalaman dari penyempurnaan Sistem Perkaderan IPM (SPI) yang butuh diterjemahkan agar tataran Wilayah sampai tataran Ranting dapat menerapkan Sistem perkaderan ini dengan lengkap.”, ujar Ipmawan Ghassan Nikko Hasbi, selaku Anggota Bidang Perkaderan PP IPM sekaligus Ketua Panitia acara Lokarnas. 

Tambahnya lagi, dalam lokarnas ini merumuskan di antaranya panduan fasilitator, model dan strategi fasilitator, silabus materi sampai pada dirumuskannya borang – borang pelatihan yang sesuai dengan standar.

Acara Lokarnas di Bali ini merupakan salah satu rangkaian dari Workshop Perkaderan PP IPM di Yogyakarta pada bulan Juli yang lalu. Jadi diharapkan pada Lokarnas ini bisa menyelesaikan hal – hal yang belum tuntas di sana (Workshop Perkaderan di Yogyakarta). Terutama dari segi penerjemahan SPI di dalam silabus. Hal itu disampaikan oleh Kabid Perkaderan PP IPM Ipmawati Rafika Rahmawati. 

“Selain itu, yang paling urgent dibahas pada acara ini adalah tentang fasilitator. Jadi memang harapannya bisa dimasifkan di situ. Selain kita punya software berupa silabus, SPI, dan pedoman – pedoman lainnya, kita juga punya cakupan fokus di hardware, yaitu orang – orang yang kemudian mau membawa software itu ke teman – teman Pimpinan Daerah sampai teman – teman Pimpinan Wilayah dan juga orang – orang yang melaksanakan proses perkaderan itu.”, paparnya. 
Tidak hanya itu juga, dia menjelaskan bahwa diperlukan juga sebuah pedoman untuk hardware yang telah dimaksud tadi. Setidaknya output yang diharapkan adalah aksi yang dilakukan terhadap software perkaderannya.

PP IPM juga berharap melalui lokarnas ini, bisa menghasilkan sebuah produk yang nantinya bisa digunakan untuk memasifkan perkaderan di seluruh wilayah. “Intinya dalam Lokakarya ini diharapkan ada karya yang terwujud, yaitu pedoman perkaderan. Dari pedoman perkaderan ini, diharapkan bisa memasifkan perkaderan di seluruh wilayah sehingga perkaderannya merata.”, jelas Ipmawan Hafidz Syafa’aturrahman, Sekretaris Jenderal PP IPM. 

Selain itu, Ipmawan Hafidz menjelaskan inti dari tema yang diangkat pada Lokarnas ini. “Sesuai pada tema kali ini, bahwa pedoman yang dirancang ke depannya selain untuk memasifkan perkaderan di tiap wilayah, juga sebagai peningkatan identitas pelajar Muhammadiyah. Sebagai pelopor, pelangsung, dan penyempurna amanah serta melanjutkan perjuangan di Persyarikatan Muhammadiyah.”, jelasnya lagi. *(dzik)