23 Sep 2017

IPM Jateng Adakan Rakorbid 3 Bidang di Cilacap




IPM.OR.ID, Cilacap - Rapat Koordinasi Bidang (Rakorbid) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Jawa Tengah yang diselenggaran di SMP Muhammadiyah 01 Cilacap pada tanggal 22-24 September 2017 resmi di buka. Rakorbid ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kab. Cilacap, Bapak Drs. Farid Ma’ruf, MM bertempat di Pendopo Kabupaten Cilacap.

Rakorbid memfokuskan tiga (3) bidang, yakni Bidang Kajian Dakwah Islam (KDI), Bidang Apresiasi Seni Budaya dan Olahraga (ASBO) dan Bidang Advokasi. Guna dilaksanakannya Rakorbid untuk mensinergikan agenda aksi Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Jawa Tengah kepada Pimpinan dibawahnya sehingga untuk kedepannya terbentuk komunitas-komunitas IPM di Jawa Tengah. Seperti IPM Goes to Masjid, Komunitas Archery dan lain sebagainya. Kegiatan Rakorbid diikuti oleh seluruh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) se-Jawa Tengah.
Dengan mengusung tema Menguatkan Koordinasi dan Meningkatkan Kualitas Kader Ikatan Guna Mewujudkan Pelajar Berkarya Nyata Rakorbid berlangsung hingga Ahad (24/09).

Ahmad Basyirudin mengatakan bahwa potensi-potensi pelajar Muhammadiyah di Jawa Tengah tidak kalah dengan pelajar lainnya karenanya pelajar Muhammadiyah di Jawa Tengah sesuai data dari Majelis Dikdasmen PWM Jawa Tengah berjumlah 164 ribu pelajar tingkat SLTP dan SLTA sederajat.

Sejatinya Ikatan Pelajar Muhammadiyah tidak lagi diragukan terkait pendidikan karakter, karena Ikatan Pelajar Muhammadiyah sendiri telah memulai dari sebelumnya dengan banyak melahirkan berbagai komunitas. Contohnya, bahwa pelajar harus kembali lagi ke Masjid sebagai pusat kegiatan IPM, yang mana di masjid menjadi awal pendidikan karakter berlangsung,” tandas Basyir.

Sementara itu, Bapak Drs. Farid Ma’aruf, MM perwakilan dari Bupati Cilacap mengatakan bahwa kegiatan ini sangat strategis untuk keberlangsungan organisasi di Ikatan Pelajar Muhammadiyah dalam merancang suatu agenda aksi yang nyata dan dirasakan oleh masyarakat langsung karena tantangan pembangunan kedepan akan semakin berat.

Disisi lain keberadaan IPM sangatlah diharapkan dan mampu menjadi wadah para pelajar untuk saling bersinergi dan saling menguatkan pelajar satu sama lainnya. Harapannya, Ikatan Pelajar Muhammadiyah dapat menjadi generasi-generasi bangsa dan persyarikan di masa yang akan datang. (aul)