13 Mar 2017

PW IPM Kalbar Beri Motivasi UN 2017



IPM.OR.ID, Pontianak – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kalimantan Barat (PW IPM Kalbar) bersama Badan Amil Zakat Provinsi Kalimantan Barat (BAZNAS Provinsi Kalbar) menyelenggarkan agenda Motivasi UN 2017 yang dihadiri ratusan pelajar kelas XII SMA/sederajat se-Kota Pontianak di Masjid Raya Mujahidin Kalbar (12/3).

Tema yang diusung “Berdoa untuk Kesuksesan Ujianmu” ini menghadirkan beberapa tokoh diantaranya Prof. Dr. Edy Suratman, Dekan Fakultas  Ekonomi & Bisnis Universitas Tanjungpura dan Ust. Lukmanulhakim, S.E., M.M., Pengasuh Pondok Modern Munzalan Mubarokan Ashabul Yamin (PMMAY) dan Ust. Jalaludin Lc. Ungkap hidayat.

Ketua PW IPM Kalbar, Santoso Setio mengungkapkan bahwa UN sebenarnya banyak menuai kontroversi dari tahun ke tahun karena dampak negatifnya. Nasib seseorang di tentukan lewat sebuah ujian selama 3 - 4 hari, dengan begitu karena tidak percaya diri, sebagian ada yang memanfaatkan kunci atau melakukan segala cara untuk bisa lulus, kejujuranpun terabaikan.

Prof. Edy selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis dalam motivasinya mengungkapkan ketika dahulu untuk bersekolah itu sulit karena ia tidak berasal dari keluarga mapan, namun ia bisa menyelesaikan studi S1 nya, bahkan hingga menjadi profesor diusia yang cukup muda kala itu 41 Tahun, kuncinya dengan doa, tekat dan niat untuk membahagiakan orang tua, janganlah mudah percaya dengan kunci atau bocoran yang beredar.

“Saat ini sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena sudah banyak beasiswa tersedia baik melalui jalur prestasi maupun jalur tidak mampu. Hanya mau berusaha atau tidak,” imbuh Edy yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua PW Muhammadiyah Kalbar.

Ketua Baznas Provinsi Kalbar, H. Didik Imam Wahyudi, S.E.Ak. mengungkapkan bahwa gawai ini juga turut menjadi sarana memahamkan dan menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap zakat karena suatu saat mereka pasti akan menunaikannya. Zakat dalam Al-Quran selalu digandeng dengan sholat, mengisyaratkan bahwa berzakat juga penting.

“Harapannya, tahun depan kita dapat menyelenggarakan kembali acara ini sebagai sarana edukasi dan motivasi anak muda,” ujar Didik yang juga merupakan Bendahara Umum MUI Provinsi Kalbar. (rbc/alz)