3 Sep 2016

Pelajar Muhammadiyah Cipanas Raih Penghargaan di FLS2N


MUHAMMADIYAH.OR.ID, CIANJUR - Dalam perhelatan akbar FLS2N (Festival Lomba Seni Siswa Nasional) yang diselenggarakan sejak tanggal 28 Agustus hingga  3 September 2016 di Manado, Sulawesi Utara, May Dicka Dwi Putra, siswa SMA Muhammadiyah Cipanas  berhasil meraih juara 1 dalam cabang lomba vokal solo putra.
Lomba yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdendikbud) sejak tahun  2008 ini melibatkan putra-putri terbaik di Provinsi seluruh Indonesia.
“Hasil seleksi ini diawali dari tingkat kabupaten/kota hingga tingkat provinsi dan kemudian dilombakan lagi di tingkat nasional yang diselenggarakan di Manado, Sulawesi Selatan," ucap Akbar Mubarok, Pelatih Vokal May Dicka.
“Skema babak dalam cabang lomba vokal solo putra ini di babak pertama adalah babak penyisihan terpilih 12 provinsi dari 34 Provinsi. Pada babak kedua yaitu semi final dipilih 5 provinsi terbaik, dan terakhir babak grand final dipilih 3 provinsi terbaik. Alhamdulillah, May Dicka sudah melewati semua prosesnya dengan mulus sehingga diamanahi juara 1 dan mendapatkan mendali emas," tambah Akbar.
“Kami bangga dapat berhasil membawa prestasi dengan membawa almamater Muhammadiyah hingga tingkat nasional karena kami berjuang dengan menyaingi sekolah yang notabene sekolah negeri dan non muslim," tambah Akbar.
Teten Deni Heriyadi, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Cianjur, menuturkan. “Ini adalah amanah dari Allah yang harus kita pertahankan, hasil ini adalah hasil dari do’a semua pihak yang mendukung, terutama kepala sekolah SMA Muhammadiyah Cipanas, yaitu Bapak Asep Nawawi," tutur Teten.
May Dicka, yang juga tergabung dalam PR IPM SMA Muhammadiyah berharap semoga dengan prestasi yang diperolehnya bisa menginspirasi bagi kader-kader Pelajar Muhammadiyah untuk mendapatkan prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
"Dengan diamanahinya sebagai juara 1 dalam FLS2N ini saya dapat memberikan kebahagiaan bagi keluarga, guru-guru, dan teman-teman Pelajar Muhammadiyah Nasional, khususnya," tutup Dicka. (adam)