JANJI PELAJAR MUHAMMADIYAH

  • Berjuang Menegakkan Ajaran Islam

  • Hormat dan Patuh Terhadap Orangtua dan Guru

  • Bersungguh-sungguh dalam Menuntut Ilmu

  • Bekerja Keras, Mandiri, dan Berprestasi

  • Rela Berkorban dan Menolong Sesama

  • Siap Menjadi Kader Muhammadiyah dan Bangsa

KHAZANAH

20 Jun 2017

IPM Tuban Menjadi Kiblat Perkaderan di Jawa Timur


IPM.OR.ID - TUBAN, Guna mewujudkan pergerakan pelajar di Tuban, Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Tuban adakan Pelatihan Kader Taruna Melati 2 (PKTM 2). Bertemakan “Menumbuhkan Generasi Berkemajuan, Menciptakan Gerakan Berkelanjutan”, pelathan kader ini bertempat di SD Muhammadiyah 1 Bancar Kabupaten Tuban.

Selama 4 hari (17-20/6) sebanyak 30 peserta yang terdiri 25 dari Tuban dan 5 dari luar Tuban (Lamongan, Gresik, Surabaya, Ponorogo dan Tangerang Selatan).

Peseta dibekali dengan materi yang sesuai dengan Sistem Perkaderan IPM (SPI). Hal itu dibuktikan dengan mendatangkan 3 pemateri dari Bidang Perkaderan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Timur dan Ketua PW IPM Jawa Timur. Selain itu materi yang disampaikan meliputi “Analisis Sosial dan Apriciative Inquiry”, “Tauqid Sosial”, “Paradigma Pergerakan Pelajar”, dan “Manifestasi Gerakan Pelajar Berkemajuan”.

Tak hanya itu, peserta juga memperolah materi mengenai “Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM)” dari Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Tuban, dan materi mengenai “Analisis Kebijakan Pendidikan” yang disampaikan langsung oleh Ketua Majelis Dikdasmen PDM Tuban dan ditutup dengan motivasi dari Drs. H Kuswiyanto, M. Si. (DPR RI Dapil IX).

Rifqi Argadianto selaku Sekretaris Umum PD IPM Tuban dalam penutupan PKTM 2 mengatakan  “Jawa Timur itu besar dan luas, siapa yang tak kenal dengan Surabaya dengan aneka ragam pergerakkannya, siapa yang tak kenal Malang dengan UMM-nya, atau bahkan Lamongan yang tak terhitung lagi banyaknya kader yang dimiliki.

"Kita semua tau semua orang Islam berkiblatkan pada Makkah Al-Mukaromah, dan secara letak geografi Indonesia terletak disebelah timur Makkah. Kesimpulannya Jawa Timur berkiblat pada Makkah yang mengahadap ke barat, dan secara territorial Tuban merupakan daerah di bagian barat Jawa Timur. Dan harapan kami, semoga dengan terlaksannya kegiatan ini Tuban dapat menjadi Kiblat Perkaderan di Jawa Timur” pungkas Rifqi.

Pada pelaksanaanya, peserta dilibatkan dalam berbagai kegiatan, tak terkecuali dalam pelaksanaan beribadah. Peserta  dilibatkan untuk memberikan Kuliah Tuju Menit  (Kultum) setelah pelaksannan sholat. Tak hanya sampai disitu, peserta juga diberi kesempatan untuk menjadi Imam sholat fardhu dan sholat Tarawih. (*) (anf)




8 Jun 2017

Mencetak Pelajar Qur'ani, PC IPM Palang Adakan Belajar Metode Membaca Al-Qur'an


IPM.OR.ID, TUBAN - Maraknya gadget dikalangan pelajar, menimbulkan kekhawatiran akan semakin jauhnya pelajar dengan Al-Qur'a.

Demi melahirkan pelajar - pelajar Qur'ani, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Palang mengadakan belajar metode Al-Qur'an selama bulan Ramadhan yang dibuka Minggu kemarin (4/6) di Masjid Darul Hikmah Desa Ngimbang, Tuban.

Hadir sebagai narasumber, Majlis Tabligh Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Leran Kulon, Ustadz Aziz Darji. Dalam paparannya ia mengatakan, Al Qur'an memberikan kemuliaan bagi para pembaca dan penghafalnya.

Contohnya, dalam surah Al-Maidah ayat 48, yang artinya "Dan telah Kami turunkan kepadamu Al-Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya yaitu kitab - kitab yang diturunkan sebelumnya dan batu ujian terhadap kitab - kitab yang lain". Ujar Aziz.

"Seorang penghafal Al-Qur'an kelak di akhirat akan diberikan pakaian kemuliaan oleh Allah SWT. Dan kepada orangtuanya akan diberikan pula mahkota kemuliaan yang akan disematkan sendiri oleh anaknya," Jelas Aziz di hadapan Pelajar Muhammadiyah se-Cabang Palang, Tuban.

Apabila orangtua, lanjut Aziz dari seorang penghafal Al-Qur'an tersebut berada di Neraka maka Allah akan mengambilnya dan akan memasukkannya ke dalam Surga-Nya.

Aziz lantas mengajak para Pelajar Muhammadiyah untuk bisa menjadi pelajar Qur'ani, "Pelajar Muhammadiyah harus bisa menjadi pelajar - pelajar Qur'ani yang kelak akan memimpin persyarikatan bahkan Negara dan Al-Qur'an," Ajaknnya.

Ia memperlihatkan pada zaman khalifah Umar bin Khattab beliau adalah seorang pemimpin yang adil, bijaksana, jujur, tegas dalam menjalankan kepemimpinannya, dan beliau adalah orang yang paling baik dan berilmu tentang Al-Qur'an dan As-sunnah setelah Abu Bakar.

Akhir  Aziz pun memotivasi jika mengahafal Al-Qur'an tidak mustahil pada usia dini.

'Tidak mustahil untuk menghafalkan Al-Qur'an pada usia dini, zaman dahulu para ulama dan ilmuan islam banyak yang sudah menghafalkan Al-Qur'an sejak usia dini," tandasnya.(*) (anf)



















7 Jun 2017

Cetak Pemimpin Berkualitas, PW IPM Bali Gelar Pesta Demokrasi Musywil 15



IPM.OR.ID - BALI, Mengintip pesta demokrasi Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Bali. Kamis lalu (1/6), PW IPM Bali gelar Musyawarah Wilayah (Musywil) 15. Dengan mengusung tema eskalasi kualitas kader dengan konsistensi dan komitmen, Musywil 15 PW IPM Bali bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Bali.

Firda Amelia Angelina selaku Ketua Umum PW IPM Bali menyampaikan rasa terimakasihnya terhadap kader IPM se-Bali yang selalu mendampingi PW IPM Bali.

"Terimakasih saya ucapkan untuk kader IPM se- Bali yang selalu mendampingi pergerakan PW IPM Bali, semoga PW IPM Bali kedepannya dapat mencetak kader yang lebih berkualitas dan konsisten dalam memegang amanah yang telah diberikan," tutur Firda.

Turut hadir Ketua Bidang Organisasi Pimpinan Pusat (PP) IPM Ipmawan Amiruddin Awalin, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Bali Khairudin Usman, seluruh Organisasi Otonom tingkat wilayah, serta kader IPM se-Bali.

Dalam sambutannya, Amirudin Awalin mengatakan merasa bangga terhadap kader IPM di Bali ini

"Walaupun keseluruhan anggotanya masih muda, namun PW IPM Bali tetap bisa menjalankan roda organisasi dengan baik," ucap Amir.

Dalam waktu yang sama, Ketua PWM Bali berharap sekali dalam sambutannya, jika kader IPM Bali nantinya dapat meneruskan perjuangan Bapak dan Ibunya yakni Muhammadiyah dan 'Aisyiyah.

"Diharapkan kader - kader terbaik IPM ini dapat meneruskan perjuangannya di Muhammadiyah dan 'Aisyiyah," harap Khairudin Usman.

Selain meregenerasi pimpinan dan evaluasi program kerja, dalam Musywil 15 PW IPM Bali ini juga membahas problematika dan perihal pelajar di Bali. (*) (anf)














6 Jun 2017

Resmi dilantik: Pimpinan Baru PW IPM Kalimantan Selatan Periode 2016-2018


IPM.OR.ID - BANJARBARU, Ipmawan Faisal Akbar secara resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pimpinan Wilayah (PW) Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kalimantan Selatan untuk periode 2016 - 2018. Pembacaan ikrar pelantikan dilakukan oleh ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) IPM Velandani Prakoso di Aula Gawi Sabarataan Pemerintah Kota Banjarbaru, kemarin (3/6).

Pelantikan tersebut merupakan satu langkah untuk memajukan IPM di Kalimantan Selatan. Dengan mengusung tema Optimalisasi Gerakan Ilmu dalam Berkarya Nyata untuk mewujudkan IPM Kalimantan Selatan Berkemajuan. Ipmawan Faisal mengajak seluruh elemen yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan untuk menguatkan dalam berAmar Ma'ruf Nahi Munkar.

"Mari bersama-sama bahu membahu untuk menguatkan basis kita dan bergerak untuk berAmar Ma'ruf Nahi Munkar," ujarnya.

Dalam sambutannya, ia juga berharap  semoga menjadi penggerak dan pendorong untuk kader IPM se- Kalimantan Selatan yang berdaya Ilmu dan kreatif sehingga menghasilkan kader unggulan yang berkemajuan.

Di waktu yang sama, Ayahanda Muhdiansyah selaku Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Selatan berpesan  "IPM harus menjadi lokomotif untuk mendorong dan memajukan Muhammadiyah terkhusus di Kalimatan selatan,".

Pelantikan PW IPM Kalimantan Selatan disaksikan lansung oleh PWM Kalimantan Selatan, Kepala Staff Korem TNI Antasari Kalimantan Selatan, Kapala Polisi Daerah Kalimantan Selatan, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Organisasi Otonom tingkat WIlayah dan dan Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia Kalimantan Selatan.

Usai pelantikan dilanjutkan Talkshow kebangsaan dengan narasumber Kepala Staff Korem TNI dan PWM Kalimantan Selatan. Generasi muda harus kuat dan jangan terpengaruh oleh pergaulan yg bebas, sehingga menghasilkan pemimpin yang kuat dimasa mendatang.

Bertema masa depan bangsa dan tantangan bagi generasi muda, Pimpinan baru PW IPM Kalimantan Selatan berharap ini sebagai langkah untuk menguatkan diri dari terpaan permasalahan kebangsaan saat ini yang saling berselisihan. (albawi)